
forte – 10 Desember 2025 , Seorang bocah laki-laki berusia 10 tahun di Pontianak ditemukan meninggal dunia setelah dilaporkan hanyut saat banjir rob melanda wilayah tempat tinggalnya. Peristiwa ini terjadi di tengah kondisi air pasang yang merendam sejumlah kawasan permukiman warga.
Korban yang berinisial B dilaporkan hilang pada Senin sore. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, korban sebelumnya terlihat berada di sekitar rumahnya dan melakukan aktivitas sehari-hari seperti biasa. Pada sore hari, korban sempat terlihat mengambil jambu air di depan rumah sebelum pergi mengaji. Namun setelah itu korban tidak kunjung kembali ke rumah.
Menurut keterangan dari pihak kepolisian, korban sebelumnya juga sempat terlihat bermain di genangan air banjir rob pada pagi hari.
“Hasil pemeriksaan saksi, diketahui korban sempat terlihat bermain air pasang bersama keponakannya di kawasan Komplek Suprapto Dalam pada pukul 10 pagi,” kata Inayatun Selasa (9/12/2025).
Warga yang mengetahui korban tidak pulang kemudian berinisiatif melakukan pencarian. Namun, karena kondisi sudah malam dan situasi kurang memungkinkan, pencarian sementara dihentikan dan dilanjutkan keesokan harinya dengan melibatkan lebih banyak warga dan pihak terkait.
Pada hari berikutnya, korban akhirnya ditemukan dalam keadaan mengapung di tepian sungai di kawasan Gang Suprapto Dalam, Kelurahan Benua Melayu Darat, Kecamatan Pontianak Selatan. Setelah dievakuasi, korban dibawa ke rumah duka.
Setelah dilakukan pemeriksaan medis terhadap tubuh korban, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Pihak berwenang menyampaikan hasil pemeriksaan tersebut kepada keluarga korban.
“Pemeriksaan medis tidak menemukan tanda-tanda kekerasan. Dugaan kuat korban meninggal akibat tenggelam. Keluarga juga menerima dengan ikhlas dan menolak dilakukan autopsi,” tuturnya.
Peristiwa ini terjadi bersamaan dengan banjir rob yang melanda sebagian wilayah Kota Pontianak. Air pasang menyebabkan sejumlah rumah warga terendam dan mengganggu aktivitas masyarakat. Pemerintah setempat bersama petugas terkait melakukan evakuasi terhadap beberapa warga yang terdampak, terutama mereka yang berada dalam kondisi rentan.
Tragedi ini menjadi pengingat akan bahaya bermain di kawasan tergenang air saat banjir rob, khususnya bagi anak-anak. Peristiwa ini juga menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat serta pengawasan orang tua terhadap aktivitas anak-anak di sekitar sungai dan area genangan air.
