
forte – 11 Desember 2025, Tim bulu tangkis beregu putra Indonesia kembali membuktikan bahwa mereka masih menjadi “raja” lapangan di kawasan Asia Tenggara. Bertanding di Thammasat University Rangsit, Thailand, Rabu (10/12), skuad Garuda berhasil mempertahankan medali emas SEA Games 2025 setelah menggilas Malaysia dengan skor meyakinkan 3-0 di partai final.
Sejak pemanasan, atmosfer sudah terasa berbeda. Sorakan suporter Indonesia memenuhi arena, lengkap dengan yel-yel khas yang seperti selalu muncul otomatis setiap kali bulu tangkis tampil. Tim beregu putra terlihat tenang, seperti sudah tahu skenario pertandingan akan berjalan sesuai rencana.
Dan benar saja—dari partai pertama sampai ketiga, Indonesia tampil solid tanpa memberi kesempatan Malaysia bernapas lega.
Dominasi dari Awal Sampai Akhir
Di partai pembuka, para pemain Indonesia langsung memperlihatkan permainan agresif dan penuh percaya diri. Smash-smash keras dan reli panjang yang menguras tenaga langsung memaksa Malaysia bermain bertahan. Lanjut ke partai kedua, suasana semakin memanas, tetapi tim Indonesia seperti semakin nyaman bermain di bawah tekanan.
Partai ketiga menjadi penutup sempurna. Dengan kemenangan 3-0, Indonesia mengunci emas tanpa perlu masuk ke partai keempat maupun kelima—hasil yang tidak hanya melegakan, tapi juga membuktikan kedalaman skuad kita benar-benar kuat.
Motivasi Ekstra untuk Para Pemain Muda
Di balik euforia tim, ada kisah menarik dari para pemain muda yang ikut merasakan manisnya kemenangan ini. Salah satunya adalah Mohammad Zaki Ubaidillah, pemain muda yang namanya mulai sering disebut-sebut pengamat bulu tangkis.
Zaki tampil percaya diri sepanjang turnamen dan kemenangan beregu ini menjadi motivasi besar baginya untuk menatap nomor perorangan.
“Senang banget bisa bantu tim dapetin emas. Rasanya beda kalau menang bareng-bareng. Sekarang targetnya tentu bisa naik podium lagi di nomor individu,” ujar Zaki dengan senyum lebar setelah pertandingan.
Ia mengaku kemenangan beregu ini membuatnya semakin bersemangat, apalagi banyak pemain muda yang sedang mencoba menembus posisi elite bulu tangkis nasional.
Indonesia dan Tradisi Emas di Lapangan Bulutangkis
Buat Indonesia, bulu tangkis memang bukan sekadar cabang olahraga—lebih seperti tradisi. Dari generasi ke generasi, prestasi bulu tangkis selalu menjadi kebanggaan nasional, dan kemenangan beregu putra ini seolah menegaskan bahwa tradisi itu masih hidup dan kuat.
Kesuksesan mempertahankan emas juga menjadi modal positif untuk nomor-nomor lain yang masih akan berlangsung. Selain itu, kemenangan ini memberi ruang bagi pemain muda untuk tampil lebih berani, memperlihatkan karakter dan gaya main mereka di panggung internasional.
Langkah Selanjutnya: Berburu Medali di Nomor Perorangan
Setelah pesta kemenangan beregu, fokus kini beralih ke nomor perorangan. Banyak harapan tertuju pada wajah-wajah muda seperti Zaki, yang punya peluang besar untuk kembali memberi warna di podium.
Dengan performa solid, kondisi fisik yang oke, dan kepercayaan diri yang sedang tinggi-tingginya, peluang Indonesia untuk menambah pundi medali masih terbuka lebar.
Untuk saat ini, para pemain dan suporter Indonesia patut merayakan kemenangan yang manis ini—emas yang dipertahankan, gengsi yang ditegakkan, dan rasa bangga yang dibawa pulang dari Thailand.
